setiap awal semester baru pasti kan kalo mahasiswa itu ngisi yang namanya KRS atau Kartu Rencana Studi.KRS ini kalo di FH unsoed tersayang itu mesti diisi 2x,yang manual mesti ditulis rangkap 3 dan semuanya tulis tangan,dan yang online.post kali ini nggak akan menyoroti soal krs manual,karena itu bukan sumber masalahnya,sumber masalahnya tuh si krs online..
rrrggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhh..
mulai taun 2006 katanya bu dekan bikin kebijakan kalo semua mahasiswa mesti ngisi krs online.selama 2 tahun berselang,krs online nggak pernah jadi masalah(katanya) trus setelah datang anak 2009 yang banyaknya luar biasa tiba aja angkatan 2008 keatas yang tadinya ada 4 kelas,jadi dibikin 3 kelas.Hasil dari kebijakan itu adalah adanya kelas2 besar yang luar biasa besar,maksudnya ada beberapa matakuliah yang satu kelasnya itu sampe seratus orang lebih..
sangat disayangkan bangget karena kalo kayak gt jadi nggak efektif kan belajarnya..
bukan cuman itu,terkadang kita mesti dulu2an buat dapetin kelas !
kan kurang ajar kalo kayak gt..
hal2 kayak gni tuh membatasi hak kita sebagai mahasiswa,katanya mahasiswa berhak untuk mendapatkan kelas?
mana buktinya?kenapa kita harus rebutan ?
gimana kita mau jalanin kewajiban kita coba??
ck ck..
ini adalah hasil dari suatu kebijakan yang tidak diimbangi dengan adanya fasilitas yang memadai..
jadi setiap kebijakan baiknya dibuat dengan banyak pertimbangan dan pemikiran yang matang sebelumya.
ini sedikit kritik dari saya sebagai seorang mahasiswa yang merasa hak dan kewajibannya dibatasi oleh orang2 yang menyerukan kebebasa hak dan kewajiban buat mahasiswanya..
terimakasih.
Minggu, 05 September 2010
entri krs
Diposting oleh nathania frisca di 23.42 0 komentar
Sabtu, 26 Juni 2010
kebijakan yang tidak bijaksana dan kebijaksanaan yang bukan kebijakan
kayaknya judulnya ribet bangget yah?
padahal mah nggak..
hehhehee..
saya cukup banyak belajar soal kebijaksanaan,apalagi tentang kebijaksanaan juga banyak dibahas di alkitab..
jadi begini maksudnya..
kebijakan yang tidak bijaksana itu adalah suatu kebijakan yang dibuat tanpa menimbang baik ato buruknya kebijakan itu dikeluarkan..
setiap pemimpin pasti akan mengeluarkan kebijakan,tapi masalahnya kebijakan itu bijaksana nggak??
memfasilitasi anggotanya nggak?
kalo nggak brarti hal itu dapat dikatagorikan kebijakan yang nggak bijaksana..
hal ini udah pernah saya alami waktu jadi koordinator dlm suatu acara..
ketika harus memutuskan sesuatu banyak yang harus dipertimbangkan,nggak segampang membalikan telapak tangan,apalagi waktu semua orang udah bilang "terserah kamu,kan kamu koordinatornya" nah.di saat itulah kebijaksanaan kita yang bekerja..
saat kebijaksanaan kita bekerja aja,masih banyak juga pertimbangannya..
nah,hasil keputusan yang melalui banyak pertimbangan dan pergunjingan itu lah yang nantinya akan disebut kebijakan.Kebijakan yang melalui proses panjang pada umumnya berdasarkan pada kebijaksanaan seseorang..
tingkat kebijaksanaan seseorang gabisa diukur..
yang bisa mengukur tuh cuman Tuhan..hhe..
karena manusia terkadang subyektif,jadinya nggak tentu tuh siapa yang bijak siapa yang nggak..
tapi saya banyak belajar dari saudara saya,Jacksen Partogi Nainggolan.
menurut saya dia pribadi yang cukup bijak dalam mengambil keputusan sebagai seorang ketua..
hheee..
he's quite wise..
namun ketika dia membuat suatu kebijakan,pasti orang2 gempar dan kebanyakan tidak setuju dengan kabijakannya dia..
nah kalo kasusnya kayak gitu,masih bisa nggak sih kebijakannya dia dibilang bijaksana?
menurut saya iya..
semua orang dapat bereaksi sesuka mereka.namun banyak orang yang bereaksi karena kepentingan mereka jadi terbatasi karena kebijakan tersebut..
nah,hal seperti ini yang harus dinilai,reaksi orang2 terhadap kebijakan itu merupakan karena untuk kepentingan bersama atau untuk kepentingan pribadi atau kelompok saja?
kira kira seperti itu lah tentang kebijaksanaan..
hhehee..
:)
Diposting oleh nathania frisca di 06.50 0 komentar
Minggu, 23 Mei 2010
LKMK PMKP UNSOED
4.acara ini akan mencetak pemimpin-pemimpin baru yang handal dan mempunyai pengaruh di lingkungan sekitarnya,karena kami percaya kepemimpinan dapat dibentuk.
Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang Anda katakan dan apa yang Anda lakukan. Integritas membuat Anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan Anda. Integritas adalah penepatan janji-janji Anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa anda akan membawa mereka menuju ke tujuan yang Anda janjikan. Apakah Anda dikenal sebagai seseorang yang mempunyai integritas? Bila ya, maka Anda layak menjadi seorang pemimpin yang luar biasa.
2.Optimisme
Takkan ada orang yang mau mengikuti bila Anda memandang suram masa depan. Mereka hanya mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik dan mereka dapat mencapai tempat itu. Apakah Anda melihat gelas itu separuh kosong? Bila ya, Anda adalah seorang pesimis.
Apakah Anda melihat gelas itu separuh berisi? Bila ya, Anda adalah seorang optimis. Apakah Anda melihatnya sebagai segelas penuh; yaitu separuh berisi air dan separuh lagi berisi udara? Maka Anda adalah seorang yang super optimis. Apakah Anda dikenal sebagai seorang yang optimis? Bila ya, Anda layak menjadi seorang pemimpin yang luar biasa.
3.Menyukai perubahan
Pemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikanny
4.Berani menghadapi risiko
Kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita mengambil risiko. Keberanian untuk mengambil risiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting. Kebanyakan orang menghindari risiko. Karena itu, mereka bukan pemimpin. Para pemimpin menghitung risiko dan keuntungan yang ada di balik risiko. Mereka mengkomunikasikanny
5.Ulet
Kecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, "Jika Anda gagal di langkah pertama, sudahlah menyerahlah dan lakukan sesuatu yang lain." Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha. Apakah Anda dikenal sebagai seseorang yang ulet, tangguh, dan berdaya tahan tinggi? Jika ya, Anda layak menjadi seorang pemimpin yang luar biasa.
6.Katalistis
Seorang pemimpin adalah seseorang yang secara luar biasa mampu menggerakkan orang lain untuk melangkah. Mereka bisa mengajak orang lain keluar dari zone kenyamanan dan bergerak menuju tujuan mereka. Mereka mampu membangkitkan gairah, antusiasme, dan tindakan dari para pengikut.
Apakah Anda dikenal sebagai seseorang yang mampu menggerakkan orang lain? Jika ya, Anda layak menjadi seorang pemimpin yang luar biasa.
7.Berdedikasi dan komit
Para pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komit ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan. Apakah Anda dikenal sebagai seseorang yang komit dan senantiasa mencurahkan perhatian Anda pada tujuan? Jika ya, Anda layak menjadi seorang pemimpin yang luar biasa.
Diposting oleh nathania frisca di 12.03 0 komentar
Sabtu, 22 Mei 2010
jiwa nasionalisme rakyat indonesia.
kemaren sore akhirnya saya kuliah hukum pers.Memang sedikit ambigu dan sedikit membosankan karena di kuliah itu lagi nerangin tentang teori2 pers.tapi gatau nyambungnya darimana tiba2 dosen saya itu nyinggung2 soal nasionalisme.
katanya nasionalismenya bangsa indonesia itu rendah bangget.Terbukti dari segala barang yang dipakai sama orang indonesia itu pasti banyakan buatan luar negeri deh.coba aja kita liat mulai dari hal terkecil,bolpen yang kita pake pasti buatan luar negeri.sendal juga,henpon juga,bahkan laptop juga..
luarr biasa memang,trus yang bikin lucu lagi,dia tiba tiba bilang gini 'miyabi aja jiwa nasionalismenya tinggi loh mbak,dia kan gamau main sama orang bule,maunya sama orang jepang'.
sebenernya statement itu memang lucu,kalo mau dilihat dari sisi lucunya.Tapi seharusnya malah menurut saya itu statement yang menyindir,seorang miyabi aja yang notabene dia itu bintang film bokep,yang seharusnya bikin malu negara,tapi dia aja punya jiwa nasionalisme yang tinggi.Sekarang,bagaimana dengan kita?kaum intelektual?
seharusnya pernyataan sindiran miyabi diatas sudah cukup sudah membuat kita mengitropeksi diri kita.
beberapa hari yang lalu saya juga melihat iklan tentang nasionalisme yang gatau dibuat sama siapa,itu merupakan contoh konkrit dari pihak yang merasa bertanggungjawab atas merosotnya nasionalisme negri ini.
sekarang yang jadi pertanyaan adalah,sudah siapkah rakyat indonesia buat menumbuhkan jiwa nasionalismenya??
hmm..
sebaiknya dijawab sendiri sendiri aja deh kayaknya.
hhehehheheee..
:)
Diposting oleh nathania frisca di 00.32 0 komentar
Kamis, 20 Mei 2010
kritik buat PNS-PNS yang makan gaji buta
banyak orang kayaknya menutup mata akan hal itu,apalagi PNS yang emang bener kerja nya.Mereka pasti bakalan pada protes kalo orang pada ngomong kayak gitu.Saya jadi inget peribahasa gara2 nila setitik jadi rusak susu sebelangga,tapi kali ini harus sedikit di ubah,jadinya 'karena nila seember jadi rusak susu setitik' hhee..
karena emang realitanya tuh kayak gitu,karena terlalu banyak PNS yang makan gaji buta,jadinya para PNS yang emang bener kerjanya malah jadi dianggep sama semua,padahal saya yakin kalo nggak semua PNS tuh kayak gitu..
tapi ya,kalo dilihat dari lingkungan sekitar saya saat ini,saya sudahbisa langsung mengambil kesimpulan bahwa banyak bangget dosen2 yang makan gaji buta..hhee..
hanya beberapa yang memang serius untuk ngajar,selebihnya mah aneh aneh..
tergantung mood..
contohnya sore ini..
harusnya kan saya kuliah jam 4 sore,eh ternyata dosennya malah keenakan ngobrol bareng mahasiswa.Alhasil kita gajadi kuliah.Dengan entengnya dia malah bilang gini 'kuliahnya besok aja deh ya mas,jam 4 soalnya kalo sekarang saya gabawa materinya,lagipula udah lewat setengah jam'.Helooooowwww?nggak profesional bangget sih nih dosen..
trus ada lagi..
dosen yang maunya di kuliahnya dia tuh cuman ada diskusi doang..
aneh,seharusnya diskusi itu dijadikan sebagai salah satu metode pengajaran,bukannya malah menjadi satu satunya metode pengajaran.Dosen ini malah bikin diskusi sebagai satu satunya metode ngajarnya dia dan pada akhirnya dia cuman duduk tenang di mejanya.waktu itu saya lagi kuliah hukum acara perdata.
melalui posting ini saya mau mengkritik keras buat para PNS PNS yang nggak bertanggung jawab sama sekali seperti 2 dosen saya yang saya contohkan diatas.
seharusnya pemerintah bisa bertindak tegas dong,kalo emang nggak berkompeten dan cuman nagbisin duit negara doang mah mendingan pecat aja..
ngapain lagi mempertahankan orang2 yang kayak gitu buat negara ini.Negara ini sudah cukup bobrok dengan korupsi2nya orang2 kayak gitu..
kalo pemerintah gabisa tegas dari sekarang,mau kapan lagi?mau tunggu generasi selanjutnya?gimana generasi selanjutnya mau maju kalo dari generasi sekarang aja begini.
mungkin posting ini cuman kritik ecek2 yang sama sekali nggak dilihat sama orang2 berkuasa diatas,tapi inilah suara hati seorang mahasiswa yang mencoba membawa perubahan..
hhee..
:)
Diposting oleh nathania frisca di 10.11 0 komentar
Kamis, 13 Mei 2010
pembelajaran
abis dapet note bagus nih di fb..
isi note nya begini:
Ada beberapa type orang dalam merespon kegagalan :
1. Mencari kambing hitam, menyangkal dan mencari pembenaran.
Kebanyakan orang akan melakukan hal ini, ketika menemui kegagalan. Merasa frustasi dan akhirnya berhenti bertindak dan menyerah. Mereka akan berkata kepada orang lain :
“wah, saya nggak berbakat”,
“pemerintah itu tidak adil “,
“karyawan saya kurang ajar”
“benar kan kata saya, bisnis itu susah “
2. Mengulang tindakan yang sama tanpa merubah strategi.
Orang type seperti ini, masih lebih bagus, karena mereka yakin dan masih mencoba tetap bertindak untuk mencapai tujuannya. Akan tetapi mereka lupa bahwa tindakan yang mereka ambil masih sama dengan yang pernah mereka lakukan. Jadi mereka menggunakan pendekatan, cara-cara yang sama dan terus mengulang-ulang tanpa pernah merubah strategi yang di gunakan.
3. Belajar dari kesalahan, merubah strategi dan terus bertindak.
Pola seperti ini yang orang-orang sukses gunakan, mereka tidak pernah merasa gagal, mengeluh, menyalahkan orang lain. Mereka terus belajar , merubah strategi dan melakukan apapun yang di perlukan sampai mendapatkan tujuan. Untuk mendapatkan hasil yang berbeda, tindakan anda juga harus berbeda. Hidup adalah pilihan, dan kita bertanggung jawab penuh atas kehidupan kita sendiri, bukan orang lain, bukan atasan kita dan juga bukan pula pemerintah.
Dikirim oleh: Tomy Diamond
kegagalan tuh bukan akhir dari segalanya dude..
hhee..
jangan takut gagal deh mungkin harusnya..
karena kalo nggak pernah gagal,nggak akan pernah tau rasanya berhasil yang sesungguhnya kayak gmn..
hhihiihih...
tapi bukan berarti pasrah gitu..
nggak juga lah,tapi harus tetap berusaha keras supaya bisa berhasil..
intinya,BERIKAN USAHA YANG PALING MAKSIMAL!!!
:)
Diposting oleh nathania frisca di 08.55 0 komentar
Sabtu, 01 Mei 2010
jangan hanya jadi wacana
hari ini,minggu 2 mei 2010..
sebelumnya saya mau mengucapkan selamat ulang taun buat teman saya herdiana maria silaban dan juga melissa meyy....
hpy bdaayyy yaaa...
semoga panjang umurr....
hari minggu ini diawali dengan ke gereja pagi yang sangat pagi,jam 7 pagi..
awlanya nggak ada yang salah dengan ke gereja pagi itu,tapi tiba tiba saya cukup merasa tertampar dengan tema minggu ini,yaitu identitas yang memperbaharui diri.DOR!!!
merasa belom pantes aja gitu nyebut diri orang kristen,kalo diliat dari kehidupan sehari harinya..
kayak apa saya?nggak pantes bangget!
berarti dari sekarang harus bisa berubah!!
YES!!!!
itu baru yang pertama..
yang kedua ternyata ada yang namanya doa pembangunan tiba2 masuk liturgi..
doa apaan nih?pembangunan apa?gereja?pembangunan apa lagi coba???
tadinya saya pikir cuman doa buat pembangunan gereja saya(GKI camar) atau bahkan pembangunan buat gereja pos GKI yaitu gereja toraja,tapi ternyata saya salah sangka..
doa pembangunan ini benar2 membuat saya tersentak kaget dan hampir menangis..
nggak di sangka dan nggak di duga bangget..
ternyata salah satu pokok dari doa pembangunan ini adalah tentang perjuangan gereja saya untuk memperoleh imb gereja..
sedih? iya pasti..
kaget? tentu saja..
marah? iyaa,bangget!!
saking syok nya,saya sampe nggak sanggup lagi buat ngelanjutin doa bareng sama para jemaat yang ada disitu..
merasa bodoh dan tertampar aja..
padahal di PMKP ada salah satu proker besar yang dipegang oleh komisi advokasi yaitu judicial review keputusan 3 menteri tentang imb rumah ibadah.
tadinya saya nggak terlalu interest sm proker ini,cuman iya iya aja,karena kalo dipikir pikir ngapain juga kita mahasiswa repot repot buat ikutan mikirin kayak gituan,buat mikirin kuliah aja udah pusing,dan ditambah lagii gereja saya di purwokerto sudah memiliki imb,jadi buat apa lagi memikirkan hal seperti itu????
tapi pada akhirnya saya seperti orang bodoh waktu mengetahui kalo ternyata rumah saya sendiri nggak punya ijin..
sudah hampir 3 bulan kepengurusan ini berjalan,tapi memang nggak ada progress dari komisi advokasi tentang hal ini..
hal ini tentu saja membuat saya sangat miris saat ini..
proker itu tidak punya batasan waktu,karena berjalan setahun penuh,atau bisa dikatakan kondisional..
bagaimana cobaaaa????
makanya melalui posting kali ini saya memohon kepada komisi advokasi PMKP UNSOED agar segera merealisasikan prokernya,JANGAN HANYA DIJADIKAN WACANA!!!!
hal ini dengan keras saya katakan..
ayo kita bantu saudara2 kita yang lainn..
:)
Diposting oleh nathania frisca di 20.08 0 komentar
